berlinqq – Larangan dan hukum judi online menurut Islam tentu sama saja dengan judi pada umumnya. Hal yang membuat judi berbahaya bukanlah bentuk permainannya. Mulai dari kartu, slot, dadu dan bahkan game bisa dimainkan tanpa harus menggunakan uang. Dari sini Anda bisa melihat judi berbahaya karena melibatkan uang sungguhan.

Dalam Islam membuang uang untuk keperluan judi dipandang sebagai tindakan dosa. Apapun bentuk judi ini, hal ini tetap dilarang. Jadi untuk urusan hukum judi online dalam agama Islam, dalil yang merefleksikan hal ini akan sama seperti pada judi bentuk lainnya.

Jika Anda ingin tahu dalil apa saja yang membahas judi ini, mari lihat bersama di bawah ini:

Judi Online Tergolong Perbuatan Najis Najis

Dalam QS. Al Hajj: 30 disebutkan bahwa segala hal yang menghalangi manusia untuk shalat adalah najis. Jika melihat pecandu judi pada umumnya, mereka pasti jarang yang menyempatkan diri untuk sholat. Orang yang kecanduan tidak akan peduli pada hal lain, mereka lebih mencari cara menang dan untung besar dari judi online ini.

Judi online berlinqq bisa dibilang lebih berbahaya dibanding judi standar dalam hal ini. Saat judi biasa, seseorang harus datang ke tempat judi atau minimal berinteraksi dengan orang lain untuk pesan nomor dan sebagainya. Tapi karena kemampuan koneksi online, para pelaku judi bisa melakukan hal ini 24 jam. Hal seperti jam buka, kebutuhan interaksi dengan petugas judi dan lain – lain bisa dihindari dan semua berjalan otomatis.

Karena bisa dilakukan lebih bebas tentu, judi online ini akan membuat orang lebih jauh dari shalat. Hal ini ditekankan lagi dalam aturan najis di QS. Al Hajj: 30. Sebagai umat Islam, shalat adalah wajib. Jika dengan sengaja melakukan sesuatu yang menghalangi Anda untuk shalat, Anda tentu telah melakukan dosa. Menghindarinya sekali saja sudah dosa apalagi setiap kali dengan kegiatan yang tidak menguntungkan seperti judi online.

Judi Online Disamakan Perbuatan Sembah Berhala dan Mabuk – Mabukan

Dalam QS. Al Maidah: 90, disebutkan dengan jelas bahwa Allah memandang judi sama jelek-nya dengan khamr. Bagi Anda yang tidak tahu, khamr adalah tindakan mabuk – mabukan di era dulu. Jika sekarang, hal ini bisa disamakan dengan mengkonsumsi alkohol sampai mabuk dan juga menggunakan narkoba

Dari perbandingan ini dapat dilihat bahwa keduanya memiliki sifat merusak. Saat seseorang mabuk, makan sudah jelas bahwa perbuatan yang ia lakukan menjadi tidak terkontrol. Karena efek mabuk ini juga, banyak orang jatuh dalam dosa saat tidak sadarkan diri. Sengaja membuat diri hilang akal dan berbuat dosa dilarang oleh Islam. Tanpa pikiran ini, manusia tentu mudah jatuh dalam perbuatan zina, pembunuhan dan banyak perbuatan jahat lain

Judi online juga memiliki efek yang mirip dengan mabuk. Saat sengaja membuang uang untuk main judi, Anda membuang kesempatan untuk hidup lebih baik. Daripada judi, lebih baik active mencari rezeki secara normal saja. Selain itu, efek jatuh miskin karena judi bisa mendorong Anda berbuat dosa.

Anda yang sudah candu judi memiliki kesempatan besar menjadi penyembah berhala. Dalam judi online yang berbentuk togel, tidak jarang ada yang melakukan ritual tersendiri untuk mendapatkan nomor yang pasti. Hal ini tentu menjauhkan diri Anda dengan Allah dan sangat dilarang dalam hukum Islam.

Menghasilkan Dosa Karena Merugikan Diri dan Orang Lain 

Dalam bahasan di QS. Al-Baqoroh: 219, dijelaskan dengan baik bahwa judi bisa membawa untung sejenak, tapi dalam jangka panjang efek yang mendatangkan kerugian akan lebih banyak. Semua hal buruk yang diterima manusia pasti ada alasannya. Tapi jika hal buruk ini disebabkan oleh tindakan sendiri yang disengaja, hal itu sudah menjadi dosa.

Judi sebagai perbuatan yang merugikan diri ini bisa disamakan dengan penggunaan minuman keras dan obat – obatan memabukan. Jika mengkonsumsi hal tersebut, tubuh bisa makin rusak dan kehilangan akal. Sengaja mengkonsumsinya berarti dosa.

Judi membuat seseorang mengeluarkan uang dengan sengaja tanpa arti. Karena hal ini mereka bisa jatuh miskin. Sengaja membuang uang dan jatuh miskin tentu akan merugikan diri dan keluarga. Karena itu sudah jelas, judi online termasuk perbuatan dosa.

Sekian bahasan dalil – dalil yang paling mengena menjelaskan hukum judi online menurut Islam. Mudah – mudahan bahasan ini berguna bagi Anda sekalian. Terima kasih sudah membaca artikel ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *